[]


Pencurian Di Museum Sonobudoyo Yogyakarta

Sungguh mengejutkan, Sebuah museum yang seharusnya bisa menjadi cerita untuk anak cucu kita malah ludes dicuri. Banyak sekali barang yang dicuri, dan salah satunya adalah topeng emas Hayam Wuruk

Gambar barang-barang yang hilang itu sudah masuk dalam daftar pencarian barang polisi dan akan segera disebar. ”Langkah ini untuk mempersempit ruang gerak barang-barang itu serta mencegah barang-barang itu dibawa ke luar negeri,” kata Kepala Kepolisian Kota Besar Yogyakarta Komisaris Besar Atang Heradi, Kamis (12/8).



Seperti diberitakan sebelumnya, Museum Sonobudoyo dibobol maling yang menguras 17 jenis koleksi perhiasan dan benda bersejarah seperti patung emas, topeng emas, liontin, kalung, dan berbagi jenis perhiasan. Jumlah koleksi yang hilang 87 buah.
”Setelah alarm tak berfungsi, pencuri leluasa masuk museum,” kata Kepala Museum Sonobudoyo Martono.
Saat pencurian terjadi, hanya dua petugas yang menjaga museum seluas 7.867 meter persegi itu.

Kehilangan besar
”Benda-benda emas Mataram Kuno tergolong langka dan jarang ditemukan dalam keadaan utuh,” kata Timbul.
”Nilai yang terkandung dalam benda-benda purbakala berbahan emas itu tak terhingga dari sisi arkeologi dan sejarah,” katanya.
Timbul mendesak evaluasi pengamanan seluruh museum di Indonesia.
Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X menampik tudingan pencurian itu akibat minimnya anggaran untuk museum dari APBD DI Yogyakarta. Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Djoko Dwiyanto mengakui, pengelola museum kurang waspada dan terlena kondisi Yogyakarta yang aman sebab selama ini belum pernah ada pencurian di museum di DIY.
Menurutnya, pengamanan museum sudah ketat. Pelaku adalah orang yang tahu persis kondisi Museum Sonobudoyo.
Selain itu, masih diselidiki pula apakah pencurian tersebut melibatkan orang dalam museum atau tidak.


Berita Lain